Sabtu, 23 Maret 2019

MARKETING PR DAN MICE


Gambar terkait
MARKETINF PR DAN MICE

GUNA RISET KONSUMEN DALAM IMC
1. publik relations contact point: sistem penyampaian pesan yang mempengaruhi pemakanaan atau arti merek
2. Media research: digambarkan saat ini oleh media

INDETIFYING SWOTS
swots analisis:
a. Strengths (kekuatan): punya terbaik
b. Weaknesses (kelemahan): keterbatasan
c. Opportunities (peluang /kesempatan): situasi dimana kekuata perusahaan dan faktor ekternal diupayakan untuk tangani problem dalam perencanaan.
d. Threats (ancaman): situasi yang dapat buat kerugian bagi kemampuan perusahaan mengindentifikasi masalah.

SETTING MPR OBJECTIVE 
Prinsip dasar:
mengacu pada perencanaan pemasaran terpadu

Tujuan Pemasaran 
- memaparkan kebijakan yang harus segera dijalankan untuk mencapai tujuan penjualan
- produk tidak hanya harus ada di toko, namun ditampilkan pengikut untuk peroleh keuntungan maksimal

TUJUAN PEMASARAN KONSUMEN 
Produk baru: launching dengan pola uji coba (low ticket consumables)
Terget audiens untuk periode tertentu: biasanya pertahun


MICE


LATAR BELAKANG MICE 
Mice keberadaannya dalam industri pariwisata masih tergolong baru, sejarah mice bermula dari amerika pada tahun 1960an. Yang ditandai dengan semakin meningkatnya kebutuhan orang-orang untuk saling bertemu dan berdiskusi tukar menukar pengalaman dan informasi. 

Marketing: suatu kegiatan sekelompok orang di dalam suatu organisasi dilaksanakan untuk mencapai tujuan kelompok atau organisasi
Incentive: suatu kegiatan perjalanan yang di selenggarakan oleh suatu organisasi atau perusahaan untuk para karyawannya/mitra usaha sebagai imbalan penghargaan atas prestasi mereka
Conference: kegiatan berupa pertemuan sekelompok orang (negarawan, usahawan, dsbnya) untuk membahas masalah-masalah yang berkaitan dengan kepentingan bersama. 
Exhibition:  suatu kegiatan menyebar luaskan informasi dan promosi yang ada hubungandengan penyelngaraan konvensi atau yang ada kaitannya dengan parawisatawan. 

SIFAT KONVENSI 
Konvensi lokal: pertemuan ini bersifat lokal dan diselenggarakan oleh kelompok kecil yang potensial, mungkin saja bersifat mandiri yang mempunyai organisasi dengan pedoman kerja (ad/art) 
Konvensi daerah: konvensi yang diselngarakan oleh instasi pemerintah daerah atau organisasi swasta daerah yang mandiri dengan pedoman kerja ad/art yang kegiatannya di tujukan untuk memajukan daerah setempat. 
Konvensi nasional: melibatkan para peserta dan penyelenggara pada skala nasional . Kegiatan ini bisa saja di lakukan oleh pemerintah, atau oleh swasta atau kerjasama kedua belah pihak. Karena cakupannya lebih luas, sehingga jenis konvensi ini memberikan dampak yang lebih besar bagi penyelenggara maupun tempat penyelngaraannya. Penyelengara konvensi ini berdasarkan pada letak.Konvensi regional: penyelengara konvensi ini didasarkan pada letak geografis yakni negara-negara tetangga yang bersepakat membentuk wilayah untuk kepentingan bersama, contoh: MEE, ASEAN, ATF (ASean) 
Konvensi internasional: seperti konvensi regional namun dengan cakupan yang lebih luas atau menglobal yang meliputi kerjasama antar global.
contoh: WTO

UKURAN KONVENSI 
KONVENSI UKURAN KECIL: 20-20 PESERTA
KONVENSI UKURAN SEDANG: 60-200 PESERTA 
KONVENSI UKURAN BESAR 200-20.000 PESERTA 


MICE 
MEETING 
INCENTIVE TRI[
CONFERENCE 
EXHBITION

Perkembangan usaha jasa MICE
Indonesia sebagai daerah tujuan wisata konvensi akan di kembangkan sesuai Undang-undang pariwisata no. 9 tahun 1990. Sebagai pelakasana undang-undang tersebut telah di keluarkan: SK mentri partestel no. 108, tahun 1991. SK dikjen pariwisata no.6 tahun 1992. Tentang peraturan usaha MICE. 

PESYARATAN UTAMA PCO 
Merupakan badan hukum atau perseroan terbatas (PT) 
Mempunyai kantor dengan syarat luas minimum 60m dan memiliki fasilitas telekomunikasi 
Mempunyai staff terlatih atau mempunyai pelathian khusus PCO yang diakui oleh bikjen pariwisata 
Berpengalam menyelenggarakan konvensi nasional sedikitnya tiga kali dari konvensi internasional minimal dua kali
Modal di setor Rp. 500.000.000,-

TUGAS UTAMA PCO
Menyusun perencanaan dan anggaran penyelengaraan. 
Mengurus perizinan yang di perlukan 
Menyelengaran kegiatan sekretariat konverensi 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar