
LOBBY NEGOSIASI DAN PRESENTASI
HAI!!!
Balik lagi sama aku HAFAZHATILMADANI
lanjut lagi dalam isi bloggku.
komunikasi: komunikator-------------------------komunikan
A-------------A
B-------------B
komunikat
comunicate
Yang harus disiapkan sebelum negosiasi
- penampilan
- proposal/materi
- kesiapan
NEGOSIASI
- Phil Baguley -> "kegiatan yang di lakukan untuk
menetapkan keputusan yang di dapat disepakati dan diterima oleh kedua belah
pihak dan menyetujui apa dan bagaimana tindakan yang akan di lakukan di masa
mendatang"
NEGOSIASI
- Suatu proses yang di mulai ketika suatu pihak
menganggap bahwa pihak lain memiliki pandangan, sikap, anggapan, yang berbeda
terhadap hal-hal yang merupakan interest/kepedulian dari pihak lainnya.
KARAKTER DALAM NEGOSIASI
1. Senantiasa melibatkan orang, sebagai individu maupun perwakilan
institusi (sendiri atau dalam kelompok)
2. Memiliki ancaman terjadinya atau di dalamnya mengandung konflik yang
terjadi dari awal samapi akhir negosiasi.
3. Menggunakan cara-cara pertukaran suatu baik berupa tawar menawar
(bergain) maupun tukar menukar (barter)
4. Hampir selalu berbentuk tatap muka yang menggunakan bahasa lisan, gerakm
tubuh maupun ekspresi wajah (body language)
5. Biasanya menyangkut hal-hal di masa depan atau sesuatu yang belum
terjadi dan kita inginkan terjadi
6. Ujung dari negosiasi adalah adanya kesepakatan yang diambil oleh kedua
belah pihak, meskipun kesepakatan tersebut misalnya kedua belah pihak
"sepakat utnutk tidak sepakat"
KONFLIK DALAM NEGOSIASI
1. Pandangan kaum tradisional -> konflik adalah buruk
dan karenanya harus dihindari
2. Pandangan kaum human relations -> konflik
adalah gejalah biasa alias ilmiah (natural)dan tidak dapat di hindari dari
setiap kelompok
3. Pandangan kaum interaksionist -> konflik tidak saja
memiliki kekuatan postif di dalam kelompok, tetapi merupakan hal yang mutlak di
perlukan oleh kelompok agar tidak dapat menunjukkan kinerja efektif
KONFLIK FUNGSIONAL VS KONFLIK DISFUNGSIONAL
1. Konflik fungsional (positif): konflik yang menunjang
tujuan-tujuan kelompok/individu
2. Konflik disfungsional (negatif): konflik yang
menghambat/mengganggu kinerja individu/kelompok/organisasi. Bisa jadi terjadi
karena apabila salah satu atau kedua belah pihak menciptakan suatu kondisi yang
lebih lanjut. Muncul perasaan kecewa, cemaas, tegang atau perasaan bermusuhan.
ALTERNATIF PENYELESAIAN KONFLIK
M-K: 1-2
M-K: 3-4
KUADRAN 2: MENANG-KALAH
- Disebut juga kuadran "persaingan"
- Kita memenangkan konflik dan pihak lain kalah
- Gaya ini sangat tidak mengenakan bagi pihak yang sangat terpaksa yang
membutuhkan penyelesaian cepat dan tegas.
KUADRAN 3: KALAH-MENANG
- Disebut juga kuadran mengakomodasi
- Kita yang kalah, mereka yang menang
- Memposisikan diri untuk mengakomodasi kepentingan pihak lain
- Digunakan untuk menghindari kesulitan atau masalah yang lebih besar,
mengurangi ketegangan akibat konflik atau menciptakan perdamaian (setidaknya
untuk sementara waktu
- Mengalah dalam arti positif: esensi kebesaran jiwa dan memberi kesempatan
kepada pihak lain untuk juga mau mengakomodasi kepentingan kita sehingga
selanjutnya dapat menuju ke masalah pertama.
KUADRAN4: KALAH-KALAH
- Gaya ini justru menghindari konflik alias mengabaikan masalah
- Kedua bela pihak tidak sepakat untuk kesepakatan untuk menyelesaikan
konflik atau menemukan kesepakatan untuk mengatasi konflik
- Kita tidak perlu memaksakan dan sebaliknya tidak terlalu menginginkan
sesuatu pihak yang dimiliki atau di kuasai pihak lain
- Cara ini hanya efektif untuk maslaah-maslaah yang ringan.
NEGOTIATON TRIANGLE
- HEART -> karakter atau apa yang ada di salam hati kita yang menjadi
sadar dalam melakukan negosiasi.
- HEAD -> metode atau teknik-teknik yang kita gunakan dalam melakukan
negosiasi
- HANDS -> kebiasaan-kebiasaan dan perilaku kita dalam melakukan
negosiasi yang semakin menunjukkan jam terbang kita menuju keunggulan atau
keahlian dalam bernegosiasi.
PRINSIP NEGOSIASI
---------- TORI ------------
1. T -> trust (percaya)
2. O -> opennes (terbuka)
3. R -> responsible (saling bertanggung jawab)
4. I -> interdependency ( saling ketergsntungan antara satu dengan yang
lain.
SYARAT-SYARAT MENJADI NEGOSIATOR YANG BAIK
- Terpercaya (credibel)
Bersumber pada sikap formal/informal yang menyenangkan atau luwes
- Percaya diri (Self confidance)
Di perbolehkan melalui pengalaman dan pergaulan yang luas, kepribadian yang
baik dan kuat, emosi yang stabil dan pengalaman pribadi
- Menguasai substansi materi
Di pengaruhi oleh jumblah informasi yang diterima dan dikumpulkan, termasuk
pengaturan/pengolahan informasi yang akan di gunakan dalam bernegosiasi
- Menguasai teknik berkomunikasi
Di perlukan guna mengindari deadlock, membangun mutual understanding
(pengertian bersama)
HAMBATAN-HAMBATAN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN
1. Menilai terlampau dini dan puas dengan solusi pertama
2. Selalu didasarkan pada pikiran menang atau kalah (terutama 'kita'
sebagai pemenang dan 'mereka' sebagai pecundang)
3. Selalu berpikir bahwa masalah yang akan diselesaikan adalah masalah
lawan dan bukan msalah bersama
4. Selalu menggunakan standar negosiasi dengan kekuasaan/kekuatan dalam
meyakinkan lawan
LANGKAH-LANGKAH NEGOSIASI
- Persiapan: tentukan secara jelas alternatif apa yang ingin kita capai
dalam negosiasi
- Pembukaan: tentukan atmosfer atau suasana yang tepat. Pada fase ini,
ciptakan prakondisi yang pleasent (menyenangkan), assertive (tegas),
dan firm (teguh pendirian). basa basi kadang-kadnag di
perlukan juga.
- Negosiasi: sampaikan keinginan anda. Tunggu sampai keadaan betul-betul
memungkinkan, jika perlu jangan hanya membuat dua pilihan ya dan tidak.
Empat Pola Perilaku Negosiasi
1. Moving against
(pushing) : Menjelaskan, memperagakan, mengarahkan, mengulangi, menjernihkan masalah,
mengumpulkan perasaan, berdebat, menghimbau, menghakimi, tak menyetujui,
menantang, ,menunjukkan kelemahan pihak lain.
2. Moving with (pulling)
: Memperhatikan, mengajukan, menyetujui,mengungkapkan perasaan-perasaan orang
lain.
3. Moving away
(withdrawing) : Menghindari konfrontasi, menghindari hubungan dan sengketa,tak menanggapi
pertanyaan.
4. Not moving (letting
be) : Mengamati, memperhatikan, memusatkan perhatian pada "here and
now"
Tujuan Negosiasi
1. Untuk mendapatkan atau
mencapai kata sepakat yang mengandung kesamaan persepsi, saling pengertian dan
persetujuan.
2. Untuk mendapatkan atau
mencapai kondisi penyelesaian atau jalan keluar dari masalah yang dihadapi
bersama.
3. Untuk mendapatkan atau
mencapai kondisi saling menguntungkan dimana masing-masing pihak meresa menang
(win-win solution)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar